Berita Terkini Hari Ini, Informasi semua mengenai Indonesia

Keren! Ini 10 Lagu Indonesia Yang Diterjemahkan Ke Dalam Bahasa Asing

Apakah kamu gemar mendengarkan lagu? Lagu apa yang selalu kamu dengarkan untuk menjadi soundtrack di setiap aktivitasmu? Indonesia memiliki segudang musisi dan penyanyi berbakat mulai dari penyanyi solo, duo maupun grup band atau grup musik yang tentunya setiap tahun mengeluarkan karya cemerlang. Akan tetapi tahukah kamu ada loh lagu-lagu karya musisi tanah air yang diterjemahkan ke dalam bahasa asing dan dinyanyikan oleh musisi mancanegara. Tidak hanya itu, bahkan ada pula lagu yang diterjemahkan dan dijadikan soundtrack sebuah film. Penasaran? Simak uraian singkat dibawah ini tentang 10 lagu Indonesia yang diterjemahkan ke dalam bahasa asing:

1. Project Pop – Dangdut is The Music of My Country

Seperti yang kita semua ketahui lagu Dangdut is The Music of My Country merupakan lagu yang dirilis grup musik komedi asal Bandung, Project Pop pada tahun 2003 dan termasuk dalam album Pop Ok. Lagu yang sempat hits pada masanya ini diubah ke versi bahasa mandarin dan diadaptasi secara legal menjadi soundtrack dari sebuah drama Taiwan pada tahun 2007 yakni drama The-XFamily. Lagu ini berubah judul menjadi Wu La Ba Ha yang dinyanyikan oleh boyband asal Taiwan, Fahrenheit, yang terdiri dari Wu Chun, Jiro Wang, Calvin Chen, dan Aaron Yan.

2. Samsons – Naluri Lelaki

Selanjutnya ada lagu milik Samsons, grup band beraliran pop rock yang terbentuk 19 tahun silam, yang menjadi salah satu lagu Indonesia yang diubah ke versi bahasa asing. Lagu mereka yang berjudul Naluri Lelaki ini diterjemahkan ke dalam bahasa India dengan judul Hai Junnon. Seperti lagu Dangdut is the Music of My Country, lagu ini juga dijadikan soundtrack dari sebuah film yang berjudul New York yang rilis di India pada 26 Juni 2009. Lagu ini dinyanyikan oleh Krishnakumar Kunnath atau lebih popular dengan sebutan KK.

3. Ratu – Teman Tapi Mesra
Siapa yang tidak kenal dengan duo kenamaan tanah air, Duo Ratu. Duo Ratu adalah sebuah grup duo asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 1999 yang beranggotakan Maia Estianty, Pinkan Mambo (1999-2004), dan Mulan Jameela (2005-2006). Walaupun grup duo ini sudah bubar pada tahun 2007, salah satu lagu mereka yang berjudul Teman Tapi Mesra diubah ke versi bahasa asing dengan judul Dreaming of The Time pada tahun 2010. Lagu ini dibawakan oleh salah satu girl band asal Swedia, Ladylike, yang beranggotakan empat orang. Ets, walaupun dibawakan oleh girl band asal Swedia lagu ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris ya!

4. Andra and The Backbone – Sempurna
“Kau begitu sempurna.., dimataku kau begitu indah..” siapa sih yang tak familiar dengan penggalan lirik ini. Yap, ini adalah penggalan lirik lagu Andra and The Backbone yang berjudul Sempurna. Seperti judulnya lagu ini menjadi lagu yang sempurna dan salah satu lagu terbaik pada zamannya loh, bahkan hingga kini. Lagu yang dirilis pada tahun 2007 oleh Dedy sebagai vokalis, serta Stevie dan Andra Junaidi yang menjadi gitaris ini ternyata pernah diubah ke versi bahasa asing loh. Lagu ini menjadi salah satu dari dua lagu berbahasa Indonesia yang ada dalam album The Moment of Silence yang yang merupakan album ke-6 milik Nicholas Teo, seorang penyanyi Tionghoa-Malaysia yang berbasis di Taiwan, pada tahun 2009. Tentunya lagu dengan iringan gitar yang romantis ini dinyanyikan dalam bahasa mandarin. Wah, memang karya musisi Indonesia patut diakui ya.

5. Acha Septriasa ft. Irwansyah – My Heart
Sama seperti lagu Sempurna milik Andra and The Backbone, lagu milik Acha Septriasa ft. Irwansyah yang berjudul My Heart juga ada di dalam album The Moment of Silence milik Nicholas Teo, lho. Lagu yang sempat menjadi soundtrack film Heart yang dirilis pada tahun 2006 ini dibawakan dengan judul yang tidak berubah yaitu Heart. Lagu ini dibawakan menggunakan Bahasa Mandarin. Wah, Nicholas Teo ini ternyata suka yang melow-melow ya, hehe. Penasaran dengan album The Moment of Silence? Langsung saja kunjungi spotify atau YouTube Music milik Nicholas Teo ya!

6. Sheila on 7 – Sephia
Siapa sih yang tak tau Sheila on 7, grup band rock asal Yogyakarta yang didirikan pada 6 Mei 1996 ini merupakan salah satu grup band favorit bahkan hingga saat ini dan tetap eksis di dunia hiburan tanah air. Grup yang awalnya bernama Sheila Gank, yang diambil dari kata Sheila dari bahasa Celtic yang berarti musikal ini pada tahun 2000 merilis lagu berjudul Sephia dalam album Kisah Klasik Untuk Masa Depan. Lagu ini sampai sekarang masih menjadi salah satu lagu favorit yang dibawakan oleh Sheila on 7. Siapa sangka lagu ini dinyanyikan oleh salah satu penyanyi superstar asal Taiwan Qi Qin. Qin Qin membawa kan lagu ini dengan mengganti kata Sephia menjadi Sophia, etss.. bukan Sophia Latjuba ya maksudnya hehe. Lagu ini pun dibawakan dalam Bahasa Mandarin. Walaupun lagu ini memancing banyak respon pro kontra dari para pendengar di internet, Qi Qin sendiri sudah mendapat izin dari Eros Candra pencipta sekaligus gitaris Sheila on 7 dan mereka di bawah label musik yang sama yaitu Sony Music.

7. Nine Ball – Hingga Akhir Waktu
Grup band Nine Ball sempat melejit namanya lewat hits mereka yang berjudul Hingga Akhir Waktu yang dirilis pada Juli 2007. Meski kini namanya tak terdengar lagi, lagu tersebut tetap menggema di pendengar setia tanah air. Bahkan Christian Bautista, penyanyi asal Filipina, mengcover lagu tersebut. Ia mengganti lirik dan judul lagu tersebut ke dalam Bahasa Inggris dengan judul Till The End of Time.

8. Tulus – Sepatu
Sebuah lagu dari penyanyi pria yang sedang digandrungi saat ini, Tulus, pun dilirik lho oleh musisi asal Jepang Hiroaki Kato. Seniman asal Jepang yang tinggal di Indonesia ini menerjemahkan lirik lagu dari album kedua Gajah yang dirilis Tulus pada tahun 2014 ke dalam Bahasa Jepang. Tulus memilih mulai masuk ke pasar mancanegara di Jepang karena negara tersebut terbuka pada karya seni modern dari bangsa Asia lainnya.

9. Wali – Cari Jodoh
Wali adalah grup band dengan aliran pop melayu yang menjadi salah satu grup band besar di tanah air. Beranggotakan empat orang dengan formasi Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum) dan Ovie (keyboard). Salah satu lagu Indonesia yang dirubah ke versi asing ini dibeli haknya oleh penyanyi asal Malta secara legal dan memberikan sedikit perubahan terutama pada judulnya dengan judul lagu I No I Can Do.

10. Peterpan – Mungkin Nanti
Peterpan atau yang kini berganti nama menjadi Noah, ternyata juga mempunyai beberapa lagu yang diubah ke versi bahasa asing, lho. Salah satunya adalah lagu yang berjudul Mungkin Nanti. Lagu dari Peterpan ini dibeli secara legal haknya oleh One Day, grup musik asal Negeri Jiran Malaysia, yang berganti judul menjadi Single Track Mind tentunya lirik lagu ini pun berganti bahasa menggunakan Bahasa Inggris ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.