Berita Terkini Hari Ini, Informasi semua mengenai Indonesia

10 Landmark yang Paling Ikonik di Indonesia

Gedung Sate Bandung (Foto: iStock)

Tahukah Anda apa itu landmark? Landmark adalah sebuah obyek yang dikenal luas oleh masyarakat di suatu daerah. Landmark bisa berupa bangunan, jembatan, menara, tugu, monumen, patung, masjid, atau bangunan tempat ibadah lainnya. Jika Anda berkunjung di beberapa kota di Indonesia, pasti ada saja landmark yang ikonik yang akan Anda jumpai di setiap daerah di Indonesia.

Landmark yang Ikonik di Indonesia

Apa saja ya landmark yang populer dan ikonik di Indonesia? Yuk, jelajahi berbagai landmark di setiap daerah di Indonesia. Berikut 15 di antaranya:

  1. Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Foto: iStock/Yarygin

Landmark pertama yang paling ikonik berada di ibukota Negara Indonesia, yaitu monumen nasional atau disingkat Monas. Lokasinya berada di Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tinggi Monas sekitar 132 meter. Bangunan yang ikonik ini diprakarsai oleh presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno yang dibangun untuk mengenang perjuangan dan perlawanan rakyat Indonesia untuk merdeka dari penjajah. Dibangun pada tanggal 17 Agustus 1961. 

Monas mempunyai lidah api di puncak bangunan dan berlapis emas. Ini melambangkan semangat perjuangan rakyat Indonesia yang berkobar untuk merebut kemerdekaan. Anda bisa menikmati pemandangan Ibukota Jakarta dari atas Monas menggunakan lift. 

  1. Jam Gadang, Bukit Tinggi Sumatera Barat
Foto: iStock/Khairil Fadli

Landmark ikonik berikutnya berada di Sumatera Barat, tepatnya di Bukittinggi. Menara ini memiliki jam dengan ukuran yang besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang. Bahasa Minangkabaunya berarti “Jam Besar.”

Di tempat ini pernah menjadi lokasi bersejarah pada masa kemerdekaan Indonesia dulu. Bendera merah putih dikibarkan di puncak Jam Gadang dan Ibukota Negara Indonesia juga pernah berpindah ke Bukittinggi dalam situasi darurat pada waktu itu. Jam ini adalah hadiah dari Ratu Belanda Wilhelmina yang dibangun pada tahun 1926-1927.

Atap Jam Gadang pernah berganti sebanyak tiga kali. Pertama berbentuk bulat dengan patung ayam jantan menghadap ke arah timur di atasnya. Kedua berbentuk kuil Shinto pada masa kependudukan Jepang. Dan setelah Indonesia merdeka, berganti lagi menjadi bentuk gonjong atau atap Rumah Gadang Sumatera Barat. Kini bangunan ikonik yang kuat nuansa sejarah ini menjadi bangunan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Jika Anda berkunjung ke sana, jangan lupa berpose di sini ya sebagai kenang-kenangan pernah menginjakkan kaki di Bukittinggi.

  1. Jembatan Ampera, Palembang 
Foto: iStock/david sutarto

Ampera adalah singkatan dari “Amanat Penderitaan Rakyat.” Jembatan ikonik di Kota Palembang, Sumatera Selatan ini membentang di atas Sungai Musi yang menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Ilir. Panjangnya 1117 meter, lebar 22 meter, dan tingginya 11,5 meter dari permukaan air, sedangkan tinggi menara 3 meter dari permukaan tanah. Jika malam hari, jembatan ini tampak cantik dengan lampu-lampu yang terbentang. Ada banyak kapal dan perahu yang melintas di bawah jembatan, termasuk tongkang yang mengangkut batubara. 

  1. Tugu Khatulistiwa, Pontianak
Foto: iStock/Timur Samofeev

Landmark ikonik berikutnya adalah Tugu Khatulistiwa. Lokasinya berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Kalimantan Barat. Indonesia adalah salah satu negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa, dan Pontianak menjadi salah satu kota yang dilalui garis ini. Penandanya adalah bangunan Tugu Khatulistiwa ini. 

Suatu waktu, di sekitar Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument ini terjadi peristiwa penting yaitu terjadinya titik kulminasi matahari. Ini adalah sebuah fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Sehingga pada saat itu terjadi, matahari berada tepat di atas kepala dan menghilangkan semua bayangan benda di permukaan bumi. Biasanya peristiwa ini terjadi dua kali dalam setahun, yaitu antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. 

  1. Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh
Foto: iStock/david sutarto

Di jantung Kota Banda Aceh terdapat satu bangunan megah yang selamat dari tsunami Aceh yang sangat dahsyat yang pernah terjadi dulu, tepatnya 26 Desember 2004. Masjid Raya Baiturrahman ini memiliki arsitektur masjid yang indah, mirip Taj Mahal di India. Masjid ini menjadi landmark Banda Aceh sejak kesultanan Aceh. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612. Masjid ini dirancang oleh seorang arsitek dari Belanda bernama Gerrit Bruins. Desainnya seperti bangunan India. 

  1. Tugu Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta
Foto: iStock/Eko Hariyono

Jogja istimewa dengan beragam kisah dan cerita yang terangkai di dalamnya. Siapa saja yang mampir dan berlibur ke Jogja past merasakan keramahan warga Jogja dan suasana yang Jogja banget di sana. Pastinya tidak asing juga dengan Tugu Jogja yang berada di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Margo Utomo ini. Tugu Jogja pernah mengalami pembangunan kembali, sehingga tugu yang sekarang ini ada bukanlah tugu pertama yang dibangun pada masa pemerintahan Belanda dulu yang bernama Tugu Golong Gilig.

  1. Simpang Lima Gumul, Kediri
Foto: iStock/Mangkelin

Jika Anda perhatikan, bentuk landmark Kota Kediri ini mirip seperti Arc de Triomphe di Paris. Lokasinya berada di tengah jalur lima jalan yaitu arah ke Pare, Kediri, Plosoklaten, Pesantren dan Menang. Makanya dinamakan Simpang Lima Gumul. Pada dinding bangunan ini, Anda akan menemukan pahatan relief-relief. 

Suasana di Simpang Lima Gumul ini begitu menyenangkan di sore hari. Sangat cocok dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga. Biasanya ramai pengunjung datang di hari sabtu dan minggu. Tidak jauh dari Simpang Lima Gumul, terdapat Gumul Paradise Island dan water park. Anda juga bisa menghabiskan waktu bersama keluarga di sana. Sangat mengasyikkan menikmati suasana sore hari di Kota Kediri.

  1. Patung Sura dan Baya, Surabaya
Foto: iStock//Aji Ilham Pratama

Patung berbentuk sura atau hiu dan buaya adalah lambang ikonik dari Kota Surabaya. Landmark ini melambangkan keberanian masyarakat Surabaya yang telah berhasil mengalahkan pasukan Tiongkok yang datang dengan kapal laut ingin menguasai Surabaya. Ada tiga tempat yang terdapat patung ini, yaitu di Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, Taman Skate Board Jalan Ketabang Kali, dan Jalan Moh.Nasir.

  1. Gedung Sate, Bandung
Foto: iStockRizky Eriyanto

Landmark yang ikonik berikutnya berada di Kota Bandung, yaitu Gedung Sate. Dinamakan demikian karena di bagian puncak gedung terdapat tiang yang bentuknya mirip tusuk sate. Gedung Sate ini adalah kantor dan pusat pemerintahan Provinsi Jaw Barat sejak tahun 1980 hingga sekarang. Dulu di masa Hindia Belanda, gedung ini dinamakan Gouverments Bedrijven. 

  1. Jembatan Suramadu, Surabaya & Madura 
Foto: iStock/5bf5911a_905

Jembatan Suramadu dibangun melintasi Selat Madura dan menghubungkan Pulau Jawa yaitu Surabaya dan Pulau Madura (Bangkalan). Panjangnya 5438 meter dan saat ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia. Jembatan ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu jembatan layang, jembatan penghubung, dan jembatan utama. 

Saat Anda melintasi Jembatan Suramadu di malam hari, lampu-lampu menghiasi sepanjang jembatan yang membuat jembatan tampak berkilau dan kelihatan cantik. Tokoh dibalik rancangan jembatan ini adalah Prof.Dr.Sedyatmo, seorang tokoh insinyur sipil pada tahun 1960-an. Sebelumnya, jika ingin pergi ke Madura dari Surabaya harus menaiki kapal Feri dengan waktu tempuh yang lebih lama, sekitar 30 menit. Sekarang, dengan dibangunnya Jembatan Suramadu, waktu tempuh bisa lebih singkat. 

Demikian tadi landmark yang paling ikonik di setiap daerah di Indonesia. Baru 10 yang disebutkan, yang lainnya masih banyak. Indonesia sekarang punya 37 provinsi dan setiap daerah pasti punya landmark yang unik dan ikonik. Semoga bisa menjelajah di setiap daerah di Indonesia ya kawan Indoisme semua. Mari melihat wonderful Indonesia lebih dekat karena Indonesia punya beragam suku, adat, dan budaya yang beraneka warna.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.